PHP OOP: Genesis

Pengenalan Pemrograman Berorientasi Objek

Oleh: Ahmad Muyassar, S.Kom.,M.Cs

Mission Briefing

01. Review Procedural vs OOP
02. Persiapan Lingkungan (Tools)
03. Filosofi OOP
04. Instalasi XAMPP & VS Code
05. Pengenalan Git
01

Paradigm Shift

Procedural vs OOP

Era Procedural

Pemrograman Prosedural berfokus pada Langkah-langkah (Prosedur/Fungsi).

Data dan Fungsi terpisah. Seperti resep masakan: Step 1, Step 2, Step 3.

Contoh Procedural


$nama_mhs = "Budi";
$nilai_mhs = 90;

function cekKelulusan($nilai) {
    if ($nilai > 70) return "Lulus";
    return "Gagal";
}

echo cekKelulusan($nilai_mhs);
            

Masalah Procedural

Era OOP (Object Oriented)

OOP berfokus pada Objek.

Objek membungkus Data (Property) dan Perilaku (Method) menjadi satu kesatuan.

Contoh OOP


class Mahasiswa {
    public $nama;
    public $nilai;

    public function cekKelulusan() {
        if ($this->nilai > 70) return "Lulus";
        return "Gagal";
    }
}

$mhs = new Mahasiswa();
$mhs->nilai = 90;
echo $mhs->cekKelulusan();
            

Perbandingan Visual

Procedural

Fungsi A -> Fungsi B -> Data

VS

OOP

Objek A (Data+Fungsi) <-> Objek B

Keuntungan OOP

02

The Armory

Persiapan Alat Perang

Tools Wajib

Untuk menjadi PHP Developer modern, kita butuh senjata yang tepat:

  1. Web Server & PHP: XAMPP / Laragon.
  2. Code Editor: VS Code.
  3. Version Control: Git.
  4. Browser: Chrome / Firefox / Edge.

1. XAMPP / Laragon

Paket software yang berisi Apache (Web Server), MySQL (Database), dan PHP.

Tanpa ini, kode PHP tidak bisa jalan di komputer kita.

Instalasi XAMPP

Verifikasi Instalasi PHP

Buka Terminal / CMD, ketik:

php -v

Jika muncul versi PHP (misal PHP 8.2), berarti sukses!

2. Visual Studio Code

Editor teks terbaik saat ini. Ringan, gratis, dan punya banyak ekstensi.

Download di code.visualstudio.com

Ekstensi VS Code Wajib

3. Git (Version Control)

Git adalah "Mesin Waktu" untuk kode kita.

Mencatat setiap perubahan, jadi kalau ada error, bisa kembali ke versi sebelumnya.

Instalasi Git

Konfigurasi Awal Git


git config --global user.name "Nama Anda"
git config --global user.email "email@anda.com"
            
03

The Philosophy

Everything is an Object

Cara Pandang OOP

Dalam OOP, kita melihat dunia sebagai kumpulan objek yang saling berinteraksi.

Contoh Dunia Nyata

Bayangkan sebuah Laptop.

Objek Kucing

Abstraksi

Kita membuat model (Class) berdasarkan objek nyata tersebut.

Class adalah "Cetak Biru" (Blueprint), Objek adalah "Barang Jadi".

Satu Class, Banyak Objek

Dari satu cetakan (Class `Laptop`), kita bisa membuat ribuan laptop (Objek) dengan spesifikasi berbeda.

04

Workspace

Mengatur Folder Kerja

Lokasi File PHP

Jika pakai XAMPP, file PHP harus disimpan di:

C:\xampp\htdocs\

Membuat Folder Project

  1. Buka folder htdocs.
  2. Buat folder baru, misal belajar-oop.
  3. Buka folder tersebut di VS Code.

File Pertama: index.php

Buat file index.php dan tulis:


Menjalankan di Browser

Buka browser, ketik:

http://localhost/belajar-oop/

05

Basic Syntax

Review Singkat

Tag PHP

Kode PHP selalu diawali dengan <?php dan diakhiri dengan ?>.

Jika file hanya berisi PHP, penutup ?> tidak wajib (bahkan disarankan tidak dipakai).

Komentar


// Ini komentar satu baris

/*
   Ini komentar
   banyak baris
*/
            

Variabel

Diawali dengan tanda Dollar $.


$nama = "Ahmad";
$umur = 25;
            
06

Survival Guide

Tips Belajar OOP

1. Jangan Menghafal

Pahami konsepnya, bukan hafal syntax-nya. Syntax bisa dicari di Google, pemahaman konsep tidak.

2. Praktek, Praktek, Praktek

Membaca slide ini tidak akan membuat Anda jago.

Ketik ulang kodenya, modifikasi, dan buat error!

3. Gunakan Analogi

Selalu bayangkan objek dunia nyata saat membuat Class.

Class `User`, Class `Product`, Class `Cart`.

4. Baca Pesan Error

Jangan panik kalau merah. Baca pesan error-nya. PHP memberitahu di baris berapa dan apa salahnya.

Sejarah PHP OOP

PHP 4: OOP masih sangat dasar dan buggy.

PHP 5: Revolusi OOP (Object Model baru).

PHP 7 & 8: Peningkatan performa dan fitur OOP modern (Typed Properties, Enum, dll).

Kenapa PHP?

  • Mudah dipelajari (Low barrier to entry).
  • Komunitas sangat besar.
  • Frameworks canggih (Laravel, Symfony).
  • Pasar kerja luas.

Laravel & OOP

Framework populer seperti Laravel dibangun sepenuhnya dengan konsep OOP.

Menguasai OOP adalah syarat mutlak untuk menguasai Laravel.

Composer

Manajer dependensi untuk PHP.

Memungkinkan kita menggunakan library buatan orang lain dengan mudah.

PSR (PHP Standard Recommendation)

Standar penulisan kode PHP agar seragam di seluruh dunia.

Contoh: PSR-4 untuk Autoloading, PSR-12 untuk Coding Style.

Debugging

Gunakan var_dump() atau dd() (jika di framework) untuk melihat isi variabel/objek.

Dokumentasi Resmi

Selalu rujuk ke php.net.

Itu adalah kitab suci programmer PHP.

Komunitas Indonesia

Bergabunglah dengan grup PHP Indonesia di Facebook atau Telegram.

Banyak senior yang siap membantu.

Next Step

Setelah materi ini, kita akan masuk ke teknis:

Membuat Class dan Object pertama kita.

Terima Kasih

Perjalanan Baru Saja Dimulai.

1 / 50